Kota Tangsel, asaterkini.id– Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan mengatakan, pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kota Tangsel menyediakan sebanyak 9.976 siswa.
“Insyaallah tahapan SPMB pendaftarannya sudah mulai dibuka pada Juni ini. Para orang tua siswa dapat memasukkan berkas dan mengikuti prosesnya,” kata Pilar dikutip Jumat (5/6/2026)
Pilar juga menjelaskan, setiap tahun terdapat sekitar 25 ribu lulusan SD di Kota Tangerang Selatan yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dari jumlah tersebut, rata-rata 12 ribu hingga 15 ribu siswa memilih mendaftar ke sekolah negeri.
Baca juga: kuartal 1/2026, Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Tembus 13,49 Juta Orang
Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menambah kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan SMP Negeri baru sekaligus memperkuat kolaborasi dengan sekolah swasta.
“Kita juga bekerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Tangerang Selatan. Nantinya kita siapkan 5 ribu beasiswa untuk siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan harus masuk ke sekolah swasta agar biaya pendidikannya gratis,” ujarnya.
Upaya memperluas akses pendidikan tersebut, sambung Pilar, juga menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Selatan. “Sementara begitu, diberikan beasiswa untuk masuk SMP swasta sambil SMP Negeri setiap tahun kita bangun. Dalam RPJMD Kota Tangsel, selama lima tahun ada pembangunan tujuh SMP Negeri dan swasta,” tandasnya.
Baca juga: Pemkab Tangerang Segel Tempat Hiburan Malam “Nakal” di Tigaraksa
Sedangkan pelaksanaan SPMB tahun ini, kata Pilar, pendaftaran SMP Negeri dilakukan secara daring, termasuk bagi pendaftar luar daerah, lulusan Paket A sederajat, maupun lulusan tahun sebelumnya. Bagi calon murid yang mengalami kendala selama proses pendaftaran, mereka bisa datang langsung ke SMP Negeri tujuan untuk mendapatkan bantuan dari panitia sekolah.
Empat Jalur Penerimaan
Lebih jauh Pilar menjelaskan, calon murid SMP Negeri yang akan mendaftar, wajib lulus dari SD, SD Terbuka, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Paket A, atau bentuk lain yang sederajat serta berusia paling tinggi 15 tahun pada 1 Juli 2026. Khusus lulusan tahun sebelumnya, wajib melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi oleh sekolah asal.
Selain itu, calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, kemampuan tahfiz Al-Qur’an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
SPMB SMP Negeri ini, kata Pilar, membuka empat jalur penerimaan, yakni Jalur Domisili (40 persen), Jalur Prestasi (25 persen), Jalur Afirmasi (30 persen), dan Jalur Mutasi (5 persen). Untuk persyaratan administrasi, calon murid wajib melampirkan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Lulus (SKL) atau surat keterangan telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran dari sekolah asal.
Khusus Jalur Domisili, tambahnya, Kartu Keluarga harus sudah tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), paling singkat satu tahun atau terdata paling lambat 1 Juni 2025. Adapun pelaksanaan SPMB SMP Negeri Tangsel 2026 dibagi menjadi tiga tahap. Pertama untuk Jalur Domisili berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 26 Juni 2026 dan daftar ulang dilaksanakan pada 27 Juni 2026.
Sementara itu tahap kedua pada Jalur Prestasi dan Mutasi dibuka tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 4 Juli 2026 dan daftar ulang pada 6 Juli 2026. (CS)
.