Kota Tangerang, asaterkini.id- Status siaga bencana Hidrometeorologi yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai 11 Desember 2024 lalu secara resmi dihentikan.
Itu terjadi menyusul menurunnya intensitas curah hujan dan kondisi cuaca yang sudah membaik di Kota Tangerang.
Meski demikian masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada, mengingat perubahan cuaca masih saja bisa terjadi sewaktu-waktu
Baca juga: Sabu Seberat 10,9 Kg Digerebek BNN Dari Tempat Pengobatan Tradisional di Tanah Tinggi Kota Tangerang
Demikian kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, Rabu (14/4/2025).
Dihentikannya status siaga bencana tersebut, lanjutnya, karena berdasarkan hasil evaluasi bersama antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PUPR dan BMKG menyatakan, cuaca dan iklim dasarian II Provinsi Banten tidak terdapat potensi atau peringatan curah hujan tinggi di wilayah Kota Tangerang.
Sehingga status siaga bencana Hidrometeorologi tersebut tidak diperpanjang. “Semuanya menunjukkan tren cuaca relatif stabil dan rendahnya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang dalam beberapa pekan terakhir ini,” jelasnya.
Baca juga: Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 80 Satpol PP Gencarkan Operasi Miras di Kota Tangerang
Kendati begitu, tambahnya, masyarakat harus tetap waspada akan terjadinya perubahan cuaca yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Pemkot Tangerang pun, tambahnya, juga melakukan berbagai langkah antisipasi, seperti pembersihan saluran air, penyiapan posko siaga, hingga penguatan koordinasi lintas OPD dan masyarakat.
Sinergi itu dilakukan, sambungnya, untuk meminimalisir bencana dan layanan bantuan kepada masyarakat dapat diberikan secara cepat bila terjadi kondisi darurat.
Baca juga: Hilangkan Trauma Korban Banjir di Sumatera Utara, PMI Berikan Layanan Psychosocial Support Service
“Walaupun status siaga tidak diperpanjang, kami tetap standby. Kami juga terus memantau kondisi cuaca melalui koordinasi rutin dengan BMKG,” paparnya.
Mahdiar mengimbau kepada masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaporkan potensi gangguan lingkungan melalui kanal layanan pengaduan resmi Pemkot Tangerang. (CS)