Bandara Soekarno Hatta, asaterkini.id– PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Regional I, yang mengelola empat bandara, seperti Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), Husein Sastranegara (BDO), dan Kertajati (KJT) siap mendukung kelancaran
penerbangan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Kesiapan itu dilakukan dengan penguatan beberapa aspek, seperti aspek fasilitas, layanan penumpang, keselamatan,
keamanan, dan koordinasi lintas instansi melalui Posko terpadu.
Hal itu disampaikan oleh
Regional CEO Kantor Regional I, I Wayan Darma melalui keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2025).
Baca juga: HPN, Mensos Ziarah Ke Makam Daan Mogot di Tangerang
Wayan juga menjelaskan, dalam kesiapan tersebut, pihaknya mulai mengaktifkan Posko Nataru pada tanggal 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. “Ini merupakan wujud nyata dari kami dalam kesiapan lonjakan penumpang selama periode Nataru,” ujarnya
Posko itu, lanjutnya, akan menjadi pusat koordinasi untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan
dan pelayanan di Bandara
agar berjalan optimal serta mematuhi regulasi selama periode peak season.
Pada periode ini, sambungnya, arus penumpang diperkirakan mulai meningkat pada tanggal 20 Desember 2025.
Baca juga: Libur Panjang Idul Adha 1446 H Orang Tua Harus Waspada Terhadap Pergaulan Anaknya
Dengan adanya posko tersebut, kata Wayan, menandakan kesiapan operasional bandara-bandara di wilayah regional I dalam melayani masyarakat pada libur akhir tahun berjalan optimal.
“Pendirian Posko ini menjadi penanda dimulainya kesiapan penuh Bandara-Bandara di wilayah
Regional I. Fokus kami adalah “Melayani Sepenuh Hati” kepada seluruh pengguna jasa bandara untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” paparnya
Selain itu, Wayan menjelaskan, posko berfungsi sebagai wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara. Seperti InJourney Airports sebagai pengelola bandara, regulator, maskapai penerbangan, ground handling, dan instansi terkait lainnya.
Baca juga: 1000 Pelajar Kota Tangerang Deklarasi Anti Tawuran
Berikan Layanan Terbaik
Fungsi posko, tuturnya, untuk menyediakan data lalu lintas penerbangan secara real-time yang dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan
keputusan cepat dan tepat. Termasuk dalam mengoptimalkan fasilitas, personel, serta infrastruktur bandara sesuai dinamika pergerakan penumpang.
Selain itu, tambahnya, juga
memperkuat prosedur Airport Management berbasis infrastruktur IT
modern. Adapun bagian dari Airport Management tersebut antara lain Airport Operation Control Center
(AOCC), yang merupakan control room untuk mengetahui kondisi operasional secara real-time, Management Operation based on Traffic (MOT) atau sistem yang dapat memprediksi pergerakan atau kepadatan penumpang di terminal, serta memberikan rekomendasi optimalisasi fasilitas dan kebutuhan SDM untuk memastikan pelayanan berjalan lancar, terutama saat jam sibuk.
Sejumlah penguatan layanan spesifik itu, jelas Wayan, dilakukan di masing-masing bandara. Seperti Bandara
Internasional Soekarno Hatta (CGK) yang Posko Terpadunya hadir dengan wajah baru untuk mendukung koordinasi lintas instansi, konsolidasi informasi layanan, serta respons cepat terhadap
dinamika operasional di lapangan.
Begitu pula di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP), yang
menyiagakan layanan SNA (Special Need Assistance) guna membantu penumpang yang butuh pendampingan, seperti lansia, ibu hamil, penumpang disabilitas, serta penumpang dengan kebutuhan
khusus lainnya agar perjalanan lebih mudah, aman, dan nyaman.
Bandara Husein Sastranegara
(BDO), yang pada periode Nataru tahun ini turut memperkuat rute baru menuju Solo, Semarang, dan Surabaya, mulai 20 Desember 2025, dengan dukungan layanan informasi dan kesiapan
operasional agar implementasi rute berjalan tertib.
Bandara Internasional Kertajati (KJT), yang kesiapannya fokus pada kelancaran layanan terminal, dukungan informasi perjalanan, serta koordinasi operasional untuk memastikan arus penumpang terkelola baik selama periode libur akhir tahun.
Semua kesiapan ini dilakukan, ungkap Wayan, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa Bandara selama Nataru 2025/2026 agar berlangsung aman, nyaman dan lancar. (CS)