PMI Kabupaten Tangerang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Empat Kecamatan

PMI kabupaten Tangerang evakuasi warga terdampak banjir di 4 kecamatan
PMI Kabupaten Tangerang evakuasi korban terdampak banjir (ist)

Kabupaten Tangerang, asaterkini.id– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang terus berupaya mengevakuasi warga terdampak banjir, di empat kecamatan seperti Kronjo, Sukamulya, Kresek dan Kemeri, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dengan menggunakan perahu karet, para relawan terus menyisir beberapa lokasi yang masih tergenang air dengan ketinggian 30 sampai 160 centimeter.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang, Suparji Rustam mengatakan, dalam kondisi banjir yang masih relatif tinggi pihaknya terus bersiaga.

Baca juga: Hati-Hati Bila Hujan Berkendara di Tangerang, Sejumlah Jalan Banjir Hingga Banyak Kendaraan yang Mogok

“Sampai saat ini kami masih
konsentrasi di beberapa titik kecamatan, diantaranya Kronjo, Sukamulya, Kresek dan Kemeri. Mengingat sampai saat ini masih banyak warga yang membutuhkan pertolongan bantuan makanan, logistik, evakuasi dan lainnya,” kata Rustan, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan data yang ada, lanjutnya, di Desa Legok Kecamatan Kemeri, terdapat 540 Kepala Keluarga di 4 Rukun Tetangga terdampak Banjir, di antaranya RT 10, 11, 12 dan 14. Banjir yang melanda wilayah tersebut masih mencapai 30 hingga 160 sentimeter.

” Dari hasil asesmen di lapangan, banjir yang merendam pemukiman warga akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari, ditambah pula dengan meluapnya Sungai Cipasilian,” ujarnya.

Baca juga: BPBD Kota Tangerang Tingkatkan Mitigasi Banjir Dengan Memastikan Semua Tanggul Aman

Sungai tersebut, sambung Rustam, juga melintasi beberapa wilayah lainnya, seperti Kecamatan Sukamulya, kresek dan Kronjo, sehingga banjir juga menggenangi wilayah tersebut

Selain berupaya mengevakuasi warga, tambahnya, PMI juga mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak. Dengan harapan supaya kebutuhan mereka selama masa darurat terpenuhi.

“Pendistribusian seperti makanan, mie instan, beras dan telor juga sudah kita serahkan ke pengurus RT dan RW masing-masing untuk dikelola secara swadaya”, paparnya.(CS)

Baca juga: PMI Kota Tangerang Turun Membantu Penanganan Banjir di Kecamatan Ciledug dan Karang Tengah

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending