Kota Tangerang, asaterkini.id– Menjelang Hari Raya Idul Fitri (1447/2026), Walikota Tangerang, Sachrudin meminta kepada seluruh jajarannya untuk tetap mengoptimalkan pelayanan publik.
Instruksi tersebut disampaikan Sachrudin, saat memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan rutin bulanan di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten, Rabu (4/02/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah se-Kota Tangerang.
Dalam arahannya, Sachrudin, menegaskan, momentum Ramadhan hingga Lebaran harus tetap siap siaga, baik dari sisi pelayanan publik maupun keamanan wilayah. “Pastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, meskipun ada penyesuaian jam kerja selama Ramadhan,” ujarnya.
Baca juga: Pasca Banjir, PMI Tapanuli Selatan Salurkan Air Bersih Pada Warga Terdampak
Jangan sampai, lanjutnya, pelayanan masyarakat terganggu. Aparat wilayah harus aktif berkoordinasi dengan Perangkat Daerah terkait dalam penertiban dan penegakan aturan maupun surat edaran selama bulan suci Ramadhan, sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin juga langsung menanyakan kepada jajaran Perangkat Daerah terkait, perihal kesiapan berbagai sektor strategis menjelang Idul Fitri. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, kesiapan transportasi dan rekayasa lalu lintas, pendirian posko Lebaran, hingga pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
“Kita harus lakukan percepatan di berbagai sektor agar kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran dapat terpenuhi dengan baik. Posko Lebaran harus siap, pengamanan arus mudik dan balik dipastikan lancar, stabilitas harga dijaga, serta pelayanan kesehatan tetap siaga,” ujarnya.
Baca juga: Pendatang Baru Pasca Idul Fitri 1446 H, Wajib Lapor Ke Disdukcapil Kota Tangerang
Terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Sachrudin, juga meminta kepada seluruh camat dan lurah untuk memperkuat sinergi bersama RT/RW serta unsur TNI dan Polri di wilayah masing-masing. Terutama pemantauan rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya mudik.
“Kita ingin masyarakat yang mudik merasa tenang karena lingkungan tempat tinggalnya terpantau oleh aparat wilayah,” tambahnya.(CS)
Baca juga: Buka Bersama Komunitas Otomotif, Wali Kota Tangerang Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa