Atasi Kemacetan Pemkot Tangerang Segera Bangun Flyover Jalan Jenderal Sudirman

Atasi Kemacetan flyover Sudirman kota Tangerang segera dibangun.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suharly.(ist)

Kota Tangerang,.asaterkini.id– Untuk mengatasi kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalan nasional, Jenderal Sudirman Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan pembangunan Flyover atau Simpang Tidak Sebidang (STS) di sekitar Stasiun Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Bahkan untuk mempercepat proses pembangunan itu, Pemkot Tangerang mulai menyiapkan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) dengan skema yang baru. “Kami sudah mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mematangkan rencana pembangunan Flyover ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely, Rabu (20/5/2026).

Hasil dari koordinasi tersebut, lanjutnya, pihaknya akan segera menutup Simpang Sebidang dari arah Jalan Raya Daan Mogot menuju Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Benteng Betawi (stasiun Tanah Tinggi) secara permanen.

Baca juga: Raperda Perubahan APBD Kota Tangerang Disetujui DPRD

Di sekitar lokasi atau Pasar Induk Tanah Tinggi, tambahnya, akan dibuatkan putaran satu arah (looping) dari Jalan Raya Daan Mogot ke Puspem Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman. Begitu juga di depan Plaza Benteng Betawi di Jalan Sudirman menuju Jalan Benteng Betawi.

Selain itu, Suharly menjelaskan, ada pula beberapa simpang yang nantinya akan dibuatkan skema lalu lintas yang baru, seperti di Jalan KH Hasyim Ashari atau menuju Ciledug. Namun begitu, untuk perubahan jalur ini diperlukan adanya pelebaran jalan, sehingga harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Pemerintah Provinsi Banten. Mengingat jalan tersebut kewenangannya ada di pemerintah Provinsi Banten.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Banten untuk membahas persoalan tersebut,” paparnya.

Baca juga: Jelang Idul Fitri 1447 H, Sejumlah Jalan Arus Mudik di Kota Tangerang Diperbaiki

Supaya, kata Suharly, pembangunan Flyover cepat bisa dilakukan sesuai dengan rencana yang ada, yaitu awal tahun 2027 nanti. Adapun pembangunan fisiknya mencapai sekitar 600 meter.


Adanya Flyover itu, diharapkan bisa mengurai kemacetan.yang disebabkan oleh perlintasan kereta api. “Hampir setiap lima menit kereta api melintas, sehingga sering terjadi kemacetan panjang di jalur strategis tersebut.(CS)

Baca juga: Walikota Tangerang Sachrudin: Tidak Ada Kompromi Untuk TPS Liar

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending