Kota Tangerang, asaterkini.id– Guna mencetak calon tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan masa kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang segera meluncurkan pelatihan pengembangan artificial intelligence (AI) dan chatbot secara gratis.
Ketua BLK Kota Tangerang Yasin Surya mengatakan, penambahan program pelatihan pengembangan AI dan chatbot, untuk membekali calon tenaga kerja dengan kompetensi tingkat lanjut.
Mulai dari penguasaan prompt engineering sampai pembuatan perangkat lunak (bot) cerdas yang dapat terintegrasikan dengan industri bisnis digital yang sedang berkembang pesat.
Baca juga: Aplikasi Layanan Masyarakat “Tangerang LIVE” Tahun 2025 Diunduh Jutaan Pengguna
*Tahun ini kami akan membuka program pelatihan baru yang sebelumnya belum ada untuk menjembatani calon tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja. Program pelatihan pengembangan AI dan chatbot yang dibuka pada tahun ini banyak diminati generasi muda,” kata Yasin, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, Pemkot Tangerang akan menggandeng tutor profesional untuk memastikan program pelatihan pengembangan AI dan chatbot berjalan sesuai dengan kualitas yang diharapkan.
Selain itu, sambungnya, Pemkot Tangerang juga membekali program pelatihan pengembangan AI dan chatbot dengan fasilitas sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara langsung.
Baca juga: Tekan Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Hingga Lowongan Kerja
*Kami berharap adanya terobosan program pelatihan baru ini dapat menunjang kualitas kinerja BLK dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tangerang. Pada tahun kemarin kegiatan tersebut digelar sebanyak 64 kali dengan jumlah lulusan mencapai 1.021 orang,” tambahnya.
Bahkan sambungnya, Pemkot Tangerang masih mempunyai sederet program pelatihan lainnya yang akan berlangsung di tahun 2026, seperti pelatihan desain grafis, desain printing, operator komputer, tata boga, tune up sepeda motor, housekeeping, instalasi listrik, dan sebagainya.(CS)
Baca juga: Maryono Bubarkan Kobam dan Minta Polisi Usut Penganiayaan Wartawan