DP3AP2KB Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Pada Anak

DP3AP2KB Kota Tangerang gelar pencegahan kekerasan anak
DP3AP2KB Kota Tangerang sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak SD dan SMP. (CS)

Kota Tangerang, asaterkini.id– Untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan kekerasan terhadap anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) gencar melakukan sosialisasi di lingkungan Sekolah Dasar
dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kali ini Kegiatan tersebut berlangsung di SMPN 16, Jalan Veteran Kota Tangerang, Banten. Sekitar 100 siswa mengikuti acara tersebut dengan tertib. “Kegiatan ini kami gelar secara bertahap di 27 sekolah yang tersebar di Kota Tangerang,” kata Ida Dian dari DP3AP2KB saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi.

Tujuannya, Imbuh Ida, untuk memberikan edukasi kepada peserta didik bagaimana cara melindungi diri dari kekerasan.Hal itu dibenarkan Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian. Menurutnya, perlindungan terhadap anak merupakan prioritas yang harus diberikan secara masif.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Tangerang Usulkan Peningkatan Layanan Masyarakat di RKPD 2026

Mengingat anak-anak itu merupakan aset masa depan
bangsa yang harus dijaga perkembangannya secara optimal. Baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun lainnya. “Anak-anak harus mendapatkan rasa aman dan nyaman. Supaya mereka bisa
tumbuh dan berkembang dengan baik,” tuturnya.

Tihar juga memaparkan, dalam setiap kegiatan sosialisasi, pihaknya juga mengedukasi para peserta didik, bagaimana cara melindungi diri dari kekerasan. “Mereka kita edukasi untuk bersikap tegas dan membangun komunikasi yang terbuka dan jujur, hingga bagaimana tidak mudah percaya pada orang asing,” paparnya.

Selain itu, tambahnya, para peserta didik juga di edukasi bagaimana mekanisme melaporkan jika menjadi korban atau sekadar mengetahui kasus kekerasan yang tengah dialami seseorang, seperti melaporkan ke guru atau pengurus sekolah lainnya.

Baca juga: Sebanyak 2.924 Warga Tidak Mampu di Kota Tangerang, Dapat Bantuan BSU Rp600 Ribu

Tihar juga berharap, agar pengawasan pada anak tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan keluarga.

Pengaduan Silacak Perak

Lebih Jauh Tihar menjelaskan, dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, Pemkot Tangerang memiliki UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang bekerja untuk melakukan pendampingan hukum, medis hingga psikologis.

“Kita rahasiakan identitas korban kekerasan seperti bullying. Terlebih pada kasus pelecehan seksual. kecuali ketika dibutuhkan dalam pelaporan kepada pihak kepolisian, termasuk data diri para pelapor,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Bencana, BPBD Kota Tangerang Gelar Apel Siaga

Pemkot Tangerang, imbuhnya, juga memiliki layanan cepat pengaduan bertajuk “SILACAK PERAK” (Sistem Layanan Cepat Pengaduan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak).

Layanan ini, kata Tihar, menjadi rumah perlindungan bagi korban untuk mendapatkan pemenuhan hak dalam pemulihan. “Layanan SILACAK PERAK dapat diakses secara gratis oleh semua masyarakat di Kota Tangerang,” terangnya.

Kemudian, Pemkot Tangerang juga memfasilitasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang yang tersedia di Lantai 2, Gedung Cisadane.

Fasilitas ini sebagai layanan informasi dan konsultasi permasalahan anak dan keluarga secara gratis. “Informasi lebih lanjut terkait layanan dan konsultasi dengan Puspaga Kota Tangerang bisa diakses melalui WhatsApp di nomor 0896-0200-4040,” tandasnya.

Untuk di wilayah jelas Tihar, ada tim Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Ada 1,040 satgas PATBM, masing-masing 10 satgas di setiap kelurahan.

“Tugas satgas ini tentu membantu mengawasi apa yang terjadi di wilayah. Satgas akan lebih peka dan dekat dengan lingkungan secara langsung,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending