Kejari kota Tangerang Menggeledah PT IAS Atas Dugaan Korupsi Sewa Pesawat

Kejaksaan negeri kota Tangerang Menggeledah PT IAS atas kasus dugaan korupsi
Tim Kejari Kota Tangerang sedang melakukan penggeledahan di kantor PT IAS.(CS)

Kota Tangerang, asaterkini.id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang melakukan penggeledahan terhadap Kantor anak perusahaan InJouney, PT Integrasi Avian Solusi (IAS), Jumat (19/6/2026),

Penggeledahan itu dilakukan terkait dengan adanya kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengoperasian pesawat udara di PT Angkasa Pura Kargo (APK) untuk tahun anggaran 2022.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Tangerang, Hasbullah, mengatakan, penggeledahan itu untuk mencari dan mengamankan barang bukti atas perkara yang sedang diusut. “Penggeledahan ini untuk mengumpulkan alat bukti dan mengungkap fakta-fakta yang tersembunyi. Sehingga nantinya mereka yang terjerat bertanggung jawab secara hukum,” Kata Hasbullah kepada wartawan.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal Soroti Jalan Cipondoh hingga Penyelamatan Danau

Dari penggeledahan itu, lanjutnya, tim penyidik menyita sejumlah dokumen penting yang diduga kuat berkaitan dengan kasus dugaan korupsi. Dokumen-dokumen itu akan segera didalami guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerugian negara yang ditimbulkan.

Lebih jauh Hasbullah menjelaskan, dugaan korupsi itu bergulir, bermula ketika PT Angkasa Pura Kargo yang saat ini telah berganti nama menjadi PT IAS memasukkan program bisnis charter pesawat ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2022.

Namun dalam pelaksanaannya, kata dia, proses penunjukan mitra kerja dinilai bermasalah. Mitra yang ditunjuk untuk mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-300 diduga kuat tidak memiliki sertifikasi resmi yang dipersyaratkan dalam regulasi penerbangan.

Baca juga: Sebanyak 35.285 Jamaah Haji 2026 Diberangkatkan Dari Terminal 2F Bandara Soetta

Akibatnya, kerjasama itu diduga melanggar syarat sertifikasi, mengingat dana perusahaan sebesar Rp 5,49 miliar tetap dicairkan oleh pihak manajemen kepada mitra tersebut.(CS)

Baca juga: 20 Rumah Terdampak Ledakan di Pamulang Tangsel Dibangun Ulang

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending