Kemarau 2026 Terjadi 138 Kebakaran Sampah di Kota Tangerang

Kemarau panjang sebabkan 138 kebakaran sampah di kota tangerang
Petugas BPBD kota Tangerang padamkan kebakaran sampah.(dok/ist)

Kota Tangerang, asaterkini.id– Sepanjang musim kemarau pada bulan Juli Hingga September 2026, terjadi kebakaran sampah sebanyak 138 kali di Kota Tangerang, Banten.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang,  Mahdiar menyatakan, berdasarkan data kejadian, sebanyak 138 kebakaran yang melibatkan tumpukan sampah, limbah, lahan kosong dan material kering itu tersebar di 13 Kecamatan di Kota Tangerang.

Dari jumlah tersebut, kebakaran terbanyak terjadi di Kecamatan Pinang, yaitu 19 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Periuk 18 kasus, Kecamatan Batuceper dan Ciledug masing-masing 14 kasus, Kecamatan Tangerang 11 kasus dan  Kecamatan Karang Tengah sebanyak 10 kasus.

Baca juga: Kepengurusan Baru DPD Golkar Kota Tangerang 2025-2030 Sudah Terbentuk

Selain itu juga di Kecamatan Cibodas, Karawaci, Neglasari dan Cipondoh masing-masing mencatat 9 kasus. Kecamatan Benda 6 kasus serta  Kecamatan Jatiuwung dan Larangan masing-masing  5 kasus.

“Kondisi kering membuat material seperti daun, rumput, sampah, limbah, dan tumpukan bahan mudah terbakar karena lebih cepat kehilangan kelembapan,” kata Mahdiar, Senin (28/9/2026)

Penyebab api, lanjutnya, dari aktivitas pembakaran terbuka maupun sumber lainnya, seperti membuang puntung rokok sembarangan di area kosong yang banyak material kering, sehingga api mudah menjalar.

Baca juga: Jelang Libur Idul Fitri 1446 H, Disdik Kota Tangerang Gelar Pesantren Kilat Untuk Semua Sekolah

Untuk itu, ia berharap kepada masyarakat Kota Tangerang, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah sembarangan. Selain itu, warga juga diminta segera melapor kepada petugas BPBD bila melihat api yang berpotensi memicu kebakaran.

”Kewaspadaan bersama menjadi langkah penting untuk menekan potensi kebakaran selama kondisi kekeringan. Dengan tidak membakar sampah sembarangan, menjaga lingkungan dari tumpukan material mudah terbakar, dan melaporkan potensi kebakaran sejak dini, masyarakat dapat ikut membantu menjaga keamanan lingkungan di Kota Tangerang,” ungkapnya. (CS)

Baca juga: Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sepakat Gelar Kongres Persatuan PWI Paling Lambat Agustus 2025

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Trending