Meski Sudah Surut, Pemkot Tangerang Terus Pantau Ketinggian Air Sungai

Meski sudah surut, Pemkot Tangerang terus pantai ketinggian air sungai
Pemkot Tangerang terus pantau ketinggian air sungai. (ist)

Kota Tangerang, asaterkini.id– Meski sudah surut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan aksi mitigasi mengantisipasi banjir. Pasalnya, hingga kini cuaca ekstrim masih terjadi di Kota Tangerang. Antisipasi banjir tersebut, dilakukan dengan memantau ketinggian air di semua sungai, kali, dan saluran pembuangan air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, Pemkot Tangerang memastikan ketinggian air di sebagian besar titik sungai, kali, dan saluran pembuangan dalam kondisi normal, termasuk di sejumlah wilayah berstatus rawan banjir.

“Kami terus melakukan pemantauan secara berkala, sekaligus menyiagakan petugas di tengah cuaca ekstrim yang masih melanda,” kata Taufik, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Selama Idul Fitri 1446 Hijriah BPBD Kota Tangerang Tarima 34 Aduan Kedaruratan

Berdasarkan pantauan lanjutnya, ketinggian air di sejumlah sungai, kali, dan saluran pembuangan, saat ini berangsur turun. Guna mengantisipasi banjir ke depan, sambungnya, Pemkot Tangerang Dukung Penuh Rencana Normalisasi Sungai Cirarab.

Namun begitu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman luapan banjir. Berdasarkan pemantauan real-time, imbuhnya, sistem aplikasi Si Pantau menunjukkan masih terdapat sejumlah titik pemantauan yang berstatus siaga. Seperti yang tertinggi di Kali Angke (Jembatan Polor) masih mencapai 4,01 meter.

“Ya, beberapa titik lainnya masih berstatus siaga sampai awas, terutama di sejumlah lokasi rawan banjir seperti di bantaran Kali Angke di wilayah timur, dan Kali Ledug Periuk di wilayah barat.

Baca juga: 82 Pendonor Darah Sukarela Kota Tangerang Dapat Penghargaan Dari PMI Provinsi Banten

Sungai, kali, dan saluran yang dipantau

  1. Kali Cirarab-Sarakan berstatus siaga (104 cm).
  2. Bulakan Periuk berstatus normal (-).
  3. Kali Ledug Periuk berstatus awas (190 cm).
  4. Saluran Pembuangan Mutiara Pluit Periuk berstatus siaga (192 cm).
  5. Kali Ledug-Jembatan Alamanda Periuk berstatus awas (261 cm),
  6. Kali Cirarab-Telesonik berstatus awas (234 cm).
  7. Kali Sabi-Pondok Arum berstatus normal (199 cm).
  8. Saluran Pembuangan Sumur Pacing berstatus normal (69 cm).
  9. Kali Sabi-Taman Cibodas berstatus normal (147 cm).
  10. Saluran Pembuangan Cikoneng-Magnolia berstatus normal (147 cm).
  11. Saluran Pembuangan Nusa Indah Karawaci berstatus normal (134 cm).
  12. Saluran Pembuangan Cicayur Panunggangan Barat berstatus normal (130 cm).
  13. Kali sabii-Uwung Jaya berstatus siaga (132 cm).
  14. Benda berstatus siaga (98 cm).
  15. Kali Angke-Jembatan Polor berstatus awas (401 cm).
  16. Kali Angke-PGP berstatus normal (242 cm).
  17. Kali Cantiga-DDN berstatus normal (214 cm).
  18. Kali Cantiga-Karang Tengah berstatus normal (126 cm).
  19. Kali Wetan-Puri Kartika berstatus normal (85 cm).
  20. Kali Ciputat Pintu 3 berstatus normal (93 cm).
  21. Kali Serua-Tajur berstatus normal (50 cm).
  22. Cipulir Estate berstatus normal (31 cm).
  23. Kali Angke-Duren Villa berstatus siaga (307 cm).
  24. Kali Angke-Mutiara Serpong berstatus siaga (224 cm). (CS)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending