Kota Tangerang, asaterkini.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan Pelatihan komunikasi publik kepada para pejabat di Lingkungan kerjanya. Itu dilakukan supaya para pejabat tersebut mampu menyampaikan informasi dan kebijakan yang tepat pada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Grha Bhakti Karya, Cipondoh, Kota Tangerang itu, diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah dan camat se Kota Tangerang.
Wakil Walikota Tangerang H. Maryono Hasan mengatakan, kemampuan komunikasi publik diberikan, karena sangat penting bagi setiap aparatur pemerintah, terutama para pimpinan perangkat daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Baca juga: Kebocoran Pipa JDU Milik Perumda TB Mulai Diperbaiki
“Di tengah keterbukaan informasi yang semakin cepat, Kepala Perangkat Daerah dan camat tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menjadi representasi Pemerintah Kota Tangerang. Karena itu, kemampuan berkomunikasi menjadi sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat,” kata Maryono, dikutip Kamis (11/6/2026)
Maryono menjelaskan, keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaannya, tetapi juga bagaimana program tersebut dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, ia berpesan kepada para pejabat di lingkungannya, supaya program pembangunan disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami serta mampu menjawab kebutuhan publik.
Selain itu Maryono mendorong agar para peserta lebih aktif membangun komunikasi, baik melalui pertemuan langsung maupun pemanfaatan berbagai kanal digital. “Jadilah wajah pelayanan publik yang profesional, responsif, dan komunikatif. Ketika komunikasi terbangun dengan baik, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan partisipasi publik dalam pembangunan pun semakin kuat,” tandasnya.
Baca juga: UMKM Kota Tangerang Dapat 5000 Sertifikat Halal dari Kementerian Agama RI
Di sisi lain, Maryono menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan fasilitator dari Bina Nusantara University atas kontribusinya dalam pelatihan tersebut. Pasalnya, kata Maryono, kolaborasi antara pemerintah dan akademisi sangat diperlukan dalam memperkuat kualitas sumber daya aparatur sekaligus mendorong terwujudnya birokrasi yang modern, transparan, dan melayani.
“ASN harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena dengan kapasitas yang semakin baik, pelayanan kepada masyarakat pun akan optimal,” paparnya. (CS)
Baca juga: Demo di DPR RI Ricuh, Petugas Keamanan Tembakkan Gas Air Mata dan Water Canon
