Kota Tangerang, asaterkini.id– Dalam rangka meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Tangcity Superblock kembali menggelar buka puasa dan memberikan santunan kepada 1000 anak yatim/piatu. Kegiatan yang digelar setiap tahun tersebut, bertema “1000 Keberkahan Ramadhan”.
Direktur Tangcity Superblock, Calvin Lukmantara, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial berkelanjutan kepada anak yatim/piatu di Kota Tangerang, khususnya mereka yang tinggal di sekitar lokasi.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi di bulan Ramadhan. Melalui kolaborasi seluruh manajemen dan dukungan tenant, kami berharap Tangcity Superblock dapat terus menjadi ruang untuk berbagi dan menebar kebaikan bagi masyarakat”, kata Calvin Lukmantara di sela-sela acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Tangerang, Jumat (6/3/2026).
Baca juga: 1000 Pelajar Kota Tangerang Deklarasi Anti Tawuran
Sementara itu Building Manager Tangcity Mall yang juga Ketua Panitia Acara, Rawanto menyatakan, kegiatan yang berlangsung sejak sembilan tahun berturut-turut itu, merupakan wujud dari komitmen Tangcity Superblock dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.
Pada kegiatan buka puasa bersama, lanjutnya, perusahaan juga penyerahan santunan, serta pembagian bingkisan kepada seluruh anak yatim/piatu yang hadir. “Program ini terlaksana berkat kolaborasi manajemen Tangcity Superblock bersama seluruh karyawan, tenant, vendor dan mitra,” paparnya.
Sedangkan 1000 anak yatim/piatu yang mengikuti kegiatan, berasal dari yayasan yang berada di Kota Tangerang. Mereka mendapatkan santunan dari hasil donasi para karyawan, tenant dan juga vendor Tangcity Mall, yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari.
Baca juga: Banjir Masih Terjadi Walikota Tangerang Kumpulkan OPD Untuk Rapat Evakuasi
“Kami harap acara ini dapat memberikan momen spesial bagi anak-anak yang hadir sekaligus memperkuat semangat kebersamaan,” pungkasnya (CS)
Baca juga: Amankan Aset Daerah, Bangunan Pedagang Limbah Kain di Bekas Pasar Pisang Babakan Dibongkar