Kabupaten Tangerang, asaterkini.id- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, minta kepada direksi dan jajaran RSUD Balaraja agar responsif dan proaktif dalam menangani pelayanan kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikan Intan setelah mendapat keluhan dari masyarakat terkait antrian panjang di loket BPJS dan keterbatasan fasilitas di rumah sakit tersebut.
“Saya instruksikan kepada direksi dan jajaran RSUD Balaraja agar meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan lebih kepada masyarakat,” kata Intan saat berkunjung ke RSUD Balaraja, Selasa (6/5/2025).
Baca juga: Tim PWI Tinjau Lokasi Rumah Subsidi Untuk Wartawan, Ketua Umum Apresiasi Komitmen Pemerintah
Kunjungan itu dilakukan dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi warga, seperti keterbatasan fasilitas dan ketidakteraturan antrian.
“Saya langsung ke lokasi untuk memastikan bagaimana antrian bisa dikelola dengan baik dan memisahkan antrian berdasarkan jenis layanan, seperti antara pasien terapi dan pasien penyakit umum, agar tidak terjadi penumpukan,” paparnya.
Selain itu, Intan juga menyoroti masalah teknis penggunaan fingerprint dalam memverifikasi pasien BPJS. Pasalnya masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk berobat, lantaran mereka datang di luar jadwal kontrol.
Baca juga: PMI Kota Tangerang Lantik Sebanyak 1.347 Siswa Anggota PMR
“Beberapa warga tidak bisa berobat karena mereka datang di luar jadwal kontrol, sehingga tidak bisa menggunakan fingerprint secara otomatis dan harus mengantri ulang. Ini menjadi kendala yang perlu diselesaikan,” ungkapnya.
Karena itu, ia mendorong RSUD Balaraja agar lebih aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat, termasuk melalui media sosial atau kanal informasi lainnya.
Sosialisasikan pula, soal jadwal praktik dokter spesialis dan mekanisme pelayanan, supaya masyarakat tidak salah waktu saat berobat.
Baca juga: Selama Bulan Ramadhan, Pemkot Tangerang Gelar Festival Al Azhom
“Melalui media sosial atau kanal informasi lain, saya harap RSUD Balaraja dapat menyampaikan informasi yang lebih detail agar masyarakat bisa lebih siap dan tidak datang pada waktu yang keliru,” ujarnya.(CS)