Walikota Tangerang Imbau Penerima BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif

Walikota Tangerang harap penerima BPJS ketenagakerjaan lebih produktif.
Walikota Tangerang, Sachrudin usai memberi pembinaan pada penerima BPJS Ketenagakerjaan.(CS)

Kota Tangerang, asaterkini.id–
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan memberi
pelatihan kepada para Penerima manfaat untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mereka di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut digelar, degan harapan bahwa perlindungan sosial ketenagakerjaan tidak cukup hanya memberikan santunan ketika risiko pekerjaan terjadi. Melainkan juga
Harus mampu menjadi sarana pemberdayaan melalui peningkatan kompetensi agar para penerima manfaat dapat kembali produktif dan mandiri.

“Perlindungan sosial ketenagakerjaan tidak berhenti pada pemberian santunan. Yang terpenting adalah bagaimana para penerima manfaat memiliki bekal keterampilan, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh kesempatan untuk kembali bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” Kata Walikota Tangerang, rSachrudin dihadapan para penerima klaim manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Hati-Hati Bila Hujan Berkendara di Tangerang, Sejumlah Jalan Banjir Hingga Banyak Kendaraan yang Mogok

Menurut Sachrudin, pelatihan tersebut merupakan langkah nyata untuk mempersiapkan para peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Pasalnya, dengan keterampilan yang semakin baik, para penerima manfaat diharapkan mampu beradaptasi, meningkatkan daya saing, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi diri dan keluarganya.

“Bapak dan ibu tidak memulai dari nol. Semua memiliki pengalaman dan semangat kerja yang menjadi modal berharga. Melalui pelatihan ini, kemampuan tersebut diperkuat agar semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” jelasnya.

Lebih jauh Sachrudin menegaskan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat. Pada tahun 2026, sambungnya, sebanyak 22.865 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, dengan pembiayaan iuran yang ditanggung melalui APBD Kota Tangerang.

Baca juga: Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Agus Korban Ledakan di Tangsel Meninggal Dunia

Manfaat Berkelanjutan

Program tersebut imbuh Sachrudin, mencakup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja sektor informal, pekerja harian, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap risiko pekerjaan.

“Kami ingin perlindungan sosial benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kompetensi, membangun kemandirian, dan membuka peluang agar masyarakat dapat terus berkarya serta meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Sachrudin.

Sachrudin juga berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan setiap materi yang diberikan sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Tangerang,” paparnya. (CS)
 
 

Baca juga: Jelang Nataru Walikota Tangerang Minta Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat Terjaga

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending