Kota Tangerang, asaterkini.id– Banjir yang melanda 15 titik di Kecamatan Periuk Kota Tangerang, Banten, berangsur surut. Hingga kini yang masih tergenang tinggal empat wilayah, antara lain Perumahan Periuk Damai, Alamanda , Garden City, dan Total Persada.
“Semenjak dua hari ini tidak turun hujan, beberapa wilayah yang sempat tergenang mulai surut. Dari 15 titik yang ada, tinggal empat titik yang tergenang.Itupun hanya beberapa senti saja”, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, Senin (26/1/2026).
Karenanya, lanjut Mahdiar, mayoritas warga terdampak banjir sudah mulai meninggalkan posko pengungsian untuk kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.
Baca juga: DLH Kota Tangerang Bantu Warga Bersihkan Sampah Dari Dampak Banjir
Mereka dibantu oleh tim dari
Pemkot Tangerang untuk membersihkan lingkungan dan rumah dari sampah dan lumpur sisa banjir. Namun begitu, imbuhnya, pihaknya mengimbau kepada masyarakat terdampak, agar tetap waspada. Mengingat cuaca ekstrim diprediksi masih akan melanda Kota Tangerang sampai beberapa hari ke depan
Senada dengan Camat Periuk Andhika Nugraha. Ia menambahkan mayoritas pengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk bersih-bersih.
“kami bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, juga turun untuk membantu warga terdampak membersihkan lingkungan dan rumah dari sampah maupun endapan lumpur sisa banjir,’ paparnya.
Baca juga: BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Ancaman Banjir
Dapur umum ungkapnya, juga masih difungsikan untuk membantu kebutuhan makan dan minum. “Mudah-mudahan hujan deras tidak turun lagi, supaya suasana cepat kembali normal,” tandasnya.
Sementara itu, warga RT 08, RW 07, Perumahan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Heru Supriyanto berharap, mudah-mudahan hujan deras tidak turun lagi. Supaya kondisi kembali normal.
“Asalkan hujannya tidak deras dan berkepanjangan, kondisinya juga akan cepat kembali normal,” katanya. (CS).
Baca juga: Status Siaga Bencana Hidrometeorologi di Kota Tangerang Masih Berlanjut