Kabupaten Tangerang, asaterkini.id– Guna mengasah talenta generasi muda di bidang seni dan budaya tingkat nasional, Yayasan Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur kembali menggelar ajang kompetisi Penaburnesia jenjang TK, SD, SMP dan SMA di sekolah Penabur, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sebanyak 426 peserta dari 15 Kota di Indonesia mengikuti kegiatan yang bertema ‘Panggung Ekspresi Anak Indonesia” itu dengan antusias.
Ketua Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya sekolah untuk menyeimbangkan prestasi akademik dengan kemampuan non-akademik siswa. “Ini merupakan kesempatan BPK Penabur sebagai sekolah yang biasanya lebih mengedepankan akademik,” kata Andri di sela-sela kegiatan Penaburnesia 2026, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Pemprov Banten Luncurkan Mobile Clinic Untuk Jangkau Layanan Kesehatan Hingga ke Pelosok
Tujuannya, lanjut dia, untuk melihat setiap potensi anak di bidang non-akademik, seperti seni dan budaya. Andri juga berharap melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang punya talenta di bidang masing-masing. Mengingat pada kegiatan itu mereka terlihat punya bakat yang luar biasa, seperti menyanyi, aransemen musik, Komedi, puisi, tarian-tarian modern dan tradisional.
“Saya pikir ini paduan-paduan yang menarik, dan apabila mereka nantinya ketemu dengan circle yang tepat, akan menjadi benih yang sukses,” tandasnya.
Selain itu, Adri juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada orang tua siswa yang sangat kooperatif dan antusias dalam mendukung anak-anaknya, mulai dari persiapan hingga kesediaan mendampingi langsung ke lokasi acara. “Orang tua support-nya luar biasa. Mereka betul-betul mempersiapkan anak-anaknya dengan sungguh-sungguh dan biaya sendiri,” ungkapnya.
Baca juga: Warga Jatiuwung Keluhkan Bangunan Ruko di Jalan Gatot Subroto Yang Jadi Penyebab Banjir
Sementara itu, salah satu dewan juri, Galih Sedayu mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekedar untuk menentukan pemenang, melainkan sebagai ruang bagi generasi muda dalam menumbuhkankembangkan kreativitas mereka. “Kita tidak ingin sekadar mengejar kupu-kupu, tapi kita berusaha membangun taman yang indah. Jika tamannya indah, maka kupu-kupunya akan hadir dengan sendirinya,” tutur Galih.
Kreativitas anak-anak ini, sambungnya, luar biasa. Baik di bidang tari, puisi maupun musik. Mereka mampu menunjukan refleksi wajah yang cukup menarik. “Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi dunia pendidikan secara luas, bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada angka di atas kertas, tetapi juga tentang cara berpikir dan bertindak melalui seni,” paparnya.
Juara Kompetisi
Ketua Panitia Pelaksana Penaburnesia 2026 Clara Yunita mengakui, secara geografis dan keberagaman budaya di setiap daerah sempat menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan acara tahun ini. “Tantangan terbesarnya adalah karena pesertanya datang dari berbagai kota dengan budaya yang berbeda-beda. Kami harus segera beradaptasi. Namun, puji Tuhan, dukungan luar biasa dari orang tua dan kerja sama semua pihak membuat acara ini berjalan lancar,” ungkapnya.
Baca juga: HPN, Mensos Ziarah Ke Makam Daan Mogot di Tangerang
Adapun kompetisi tersebut terdapat lima kategori. Untuk kategori A (KB-TK) juara 1 Little Harmony (TKK 3 Penabur Jakarta), juara 2: Anthony Gail Lauda (TKK Penabur Bandar Lampung). Juara 3: Royal Enchanted (TKK BPK Penabur 246 Bandung).
kategori B (SD kls 1-3), juara 1 Princella Bellvania Johanes (SDK Penabur Sukabumi), juara 2 Louisa Fransisca Setiawan (SDK Penabur Kota Modern Jakarta), juara 3: Jessica Levia Br Simanjuntak (SDK BPK Penabur Serang).
Kategori C (SD Kls 4-6), juara 1: Gisela Dahayu Locita Jati (SDK Penabur Bintaro Jaya). Juara 2: Ibelieve Anastasia Hutagaol (SDK BPK Penabur Serang). Juara 3: Joa Quinn Jeven (SDK Penabur Bandar Lampung).
Kategori D (SMP), Juara 1: Power Throne (SMPK Singgasana Bandung).
Juara 2 Pvier Band (SMPK 4 Penabur Jakarta), juara 3: Trio Celestia (SMPK Penabur Bandar Lampung).
Kategori E (SLTA)
Juara 1: PENTA SWANA (SMAK Penabur Kota Tangerang), juara 2: Group Etoiles (SMAK Penabur Cirebon), Juara 3: Caitlynn Lauren Senjaya (SMAK Singgasana Bandung).(CS)