Kota Tangerang, asaterkini.id– Guna mengantisipasi banjir di musim penghujan dan menjaga aset lingkungan, Pemerintah Kota Tangerang melakukan Penataan kawasan Setu Bulakan di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. Penataan itu dilakukan dengan cara menurap setu agar mampu meningkatkan fungsi untuk menampung air dan mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya.
Menurut Wakil Walikota Tangerang, Maryono Hasan, fungsi setu selain pengendali banjir, juga merupakan aset lingkungan yang memiliki nilai ekologis dan potensi keindahan yang patut dijaga.
” Setubunu bukan hanya sekedar untuk menampung air, tetapi juga aset lingkungan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Maryono, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: 89 Pasangan di Kota Tangerang Akan Melakukan Pernikahan Massal
Untuk itu, Ia mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di bantaran situ dan saluran air yang dapat menghambat aliran air serta mengurangi efektivitas fungsi situ dalam menampung debit air saat hujan deras.
“Kalau situ bersih, daya tampung air akan lebih optimal. Dan kepedulian masyarakat, menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pengendalian banjir,” paparnya.
Maryono juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten yang telah merealisasikan pembangunan turap di Setu Bulakan. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan kawasan setu dan permukiman di sekitarnya.
Baca juga: Aktivis Desak DPRD Dukung Petisi Putuskan Kerjasama Pengolahan Sampah Pemkot Tangerang Dengan Oligo
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembangunan turap merupakan bagian dari sinergi Pemkot Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas tata air perkotaan.
“Melalui kolaborasi pemerintah dan partisipasi masyarakat, Setu Bulakan diharapkan dapat terus berfungsi optimal sebagai kawasan pengendali banjir, ruang lingkungan yang sehat, serta aset daerah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Kota Tangerang,” terangnya. (CS)
Baca juga: Ruwahan Akbar, Sekda Kota Tangerang Serukan Pada Masyarakat Perkuat Ukhuwah Islaminya