Atlet Tangerang Ikut Kejuaraan Renang Antar Pelajar Jabodetabek Short Course 2026 di Jakarta

Atlet Tangerang ikuti kejuaraan antar pelajar Jabodetabek Short Course 2026 di Jakarta
Dosen Pembimbing Klub Olahraga Prestasi Renang UNJ, Prof DR Abdul Sukur S.Pd M.Si. (ist)

Jakarta, asaterkini.id– Atlet renang asal Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten mendapat ruang pembinaan tampil pada kejuaraan Renang Antar Pelajar Jabodetabek Short Course 2026.

Ajang tersebut digelar oleh Klub Olahraga Prestasi Renang Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 8 Agustus 2026 lalu. Sebanyak 16 atlet renang dari 15 sekolah di Kota Tangerang Selatan dan 5 atlet dari 4 sekolah di Kota Tangerang mampu menunjukkan kemampuannya di hadapan para juri maupun atlet yang berasal dari daerah-daerah tetangga se- Jabodetabek.

Seperti 125 atlet dari 114 sekolah di Jakarta Selatan, 104 atlet dari 98 sekolah di Jakarta Timur, 37 atlet dari 37 sekolah di Jakarta Pusat, 32 atlet dari 31 sekolah di Jakarta Utara, 30 atlet dari 30 sekolah di Depok dan 30 atlet dari 28 sekolah di Kota Bekasi. Selain itu juga 26 atlet dari 25 sekolah di Jakarta Barat, 15 atlet dari 15 sekolah di Kabupaten Bogor, 4 atlet dari 3 sekolah di Kota Bogor dan 2 atlet dari 2 sekolah di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Pemkot Tangerang Buka Lowongan Kerja Untuk 300 Tukang Bangunan

Keikutsertaan atlet renang dari kedua daerah Tangerang tersebut, tentu menjadi pengalaman yang cukup berharga bagi mereka. Pasalnya di kejuaraan itu mereka bisa mengasah kemampuannya, untuk bekal di kejuaraan yang lebih bergengsi, baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.

Melihat antusiasme 426 atlet yang berasal dari 402 sekolah dari 8 Wilayah di Jabodetabek, Dosen Pembimbing Klub Olahraga Prestasi Renang UNJ, Prof DR Abdul Sukur S.Pd M.Si merasa optimis, bahwa atlet-atlet muda yang tampil di kejuaraan tersebut merupakan atlet masa berbakat yang bisa diproyeksikan ke jenjang event lebih tinggi.

“Ya, melihat besarnya animo atlet dan dorongan orang tua mereka, saya yakin untuk melahirkan atlet nasional yang berprestasi cukup besar,” kata Abdul Sukur melalui keterangan resminya, Selasa (25/8/2026).

Baca juga: Sidang Pemalsuan Surat Tanah Dengan Terdakwa Charlie Chandra Berlanjut di PN Kota Tangerang, JPU Tolak Eksepsi Terdakwa

Jalur Pembinaan Berjenjang

Abdul Sukur juga menjelaskan, Kejuaraan renang pelajar yang mulai digelar 2017 lalu, merupakan respons terbatasnya wadah kompetisi antar pelajar yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, khususnya di DKI Jakarta.

Kendati begitu, lanjutnya, selama sembilan tahun ajang tersebut digelar, perkembangannya sangat pesat dan mampu membina atlet-atlet muda dengan baik. Bahkan, diantara mereka yang pernah tampil di kejuaraan tersebut, meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional, di antaranya Jason Donovan Yusuf yang merebut dua emas SEA Games 2025, Farras Satrio Aris Sugianto dengan perak SEA Games 2025 cabang modern pentathlon, serta Rezabakti Mulia yang meraih perak SEA Games 2025.

“Kompetisi yang berkualitas adalah fondasi utama dalam menciptakan regenerasi atlet yang kompetitif, tangguh, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Baca juga: Sekda Tangsel: Pelayanan Prima pada Masyarakat Jangan Hanya Slogan, Tapi Harus Diterapkan

Untuk itu, imbuh Sukur, cakupan kompetisi diperluas ke wilayah Jabodetabek dengan format short course 25 meter. Langkah itu dilakukan, karena Kejuaraan tersebut diarahkan sebagai ajang prestasi, bukan sekadar festival, sekaligus menyediakan catatan waktu yang valid bagi pemetaan potensi atlet.

Penyelenggara, sambungnya, menerapkan regulasi pertandingan dan standar teknis, termasuk Electronic Timing System serta technical official berstandar nasional dan internasional. Selain untuk menjaring bakat, ungkap dia, kompetisi ini ditujukan membangun jalur pembinaan yang berjenjang, menyediakan basis data prestasi atlet, memperkuat karakter dan sportivitas, serta menjadi jembatan dari level pelajar menuju kompetisi elite.

Melalui ekosistem kompetisi yang rutin dan terukur, tambahnya, kejuaraan ini diharapkan mampu mempercepat regenerasi sekaligus memastikan tersedianya pelapis atlet renang nasional berkualitas. (*/CS)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Trending