Kota Tangerang, asaterkini.id– Pengedar narkotika jenis sabu yang mengaku baru belanja barang haramnya di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, dibekuk petugas Polsek Pinang di wilayah Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.
Pelaku berinisial A (44) diciduk atas informasi warga Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, yang merasa resah dengan adanya peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti sebanyak tiga paket sabu, dengan berat total 1,5 gram, dan satu unit telepon genggam yang diduga untuk bertransaksi.
Baca juga: Pemkot Tangerang Kerahkan Bantuan Makanan dan Lainnya Pada Korban Banjir
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari, menyatakan, pengungkapan itu merupakan bentuk dari keseriusan Polri dalam memerangi peredaran narkotika.
“Kami tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Ini adalah ancaman nyata bagi keamanan dan masa depan generasi bangsa, sehingga akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” Kata Kapolres, Selasa (20/1/2026).
Hasil interogasi, lanjutnya, pelaku mengaku narkotika jenis sabu tersebut didapat dari seseorang yang tidak dikenal di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.
Baca juga: Ribuan Warga Kota Tangerang Gelar Aksi Solidaritas Untuk Mendukung Palestina
Saat ini, sambungannya, pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Pinang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 609 Jo Pasal 610 KUHP serta ketentuan perundang-undangan narkotika.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Mengingat peran masyarakat sangat diperlukan dalam memberantas narkotika maupun pelanggaran pidana lainnya.
“Jangan ragu untuk lapor ke call center kami di 110, apabila mengetahui penyalahgunaan atau peredaran narkotika serta kejahatan lain di lingkungannya.Polri menjamin akan merahasiakan identitas pelapor,” tandasnya.(CS)
Baca juga: PMI Kota Tangerang Terjunkan Satgana Untuk Mengevakuasi Korban Banjir