Kota Tangerang, asaterkini.id– Guna mencegah perilaku ekstrem yang berpotensi memecah persatuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Kementerian Agama berkomitmen menjaga kerukunan umat melalui penguatan pemahaman moderasi beragama di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Walikota Tangerang, H. Sachrudin, dalam momentum Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, dengan Kegiatan tajuk Implementasi Moderasi Beragama di Vihara Boen San Bio, Pasar Baru Kota Tangerang, Banten, Senin (19/01/2026).
Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan, moderasi beragama merupakan pondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat persatuan masyarakat Kota Tangerang yang majemuk.
Baca juga: Kejari Kota Tangerang Gelar Hasil Capaian Kerja 2024 Bersama Sahabat Media
“Sebagai warga Kota Tangerang, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan,” kata Sachrudin.
Untuk itu, sambungnya, seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda harus terus menumbuhkan budaya toleransi dan saling menghormati.
Pada kegiatan yang turut dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Sachrudin juga mengingatkan, agar masyarakat tidak keliru dalam memaknai konsep moderasi beragama.
Baca juga: Memasuki Musim Kemarau BPBD Kota Tangerang Antisipasi Risiko Kebakaran
“Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan. Justru sebaliknya, keyakinan yang kuat akan melahirkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan merawat keharmonisan dalam keberagaman,” paparnya.
Sachrudin juga turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang. Pasalnya, atas terselenggaranya kegiatan tersebut dapat mencerminkan kuatnya kerukunan antar umat beragama di Kota Tangerang.
“Saya mengucapkan selamat Hari Amal Bakti ke-80, dan terima kasih kepada jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang,” ujarnya.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Idul Fitri 1446 H, Pemkot Tangerang Pantau Pasar Tradisional
Kegiatan ini sambung Sachrudin, menjadi bukti nyata komitmen moderasi beragama yang terus terjaga, sekaligus memperkuat toleransi, kebersamaan, dan semangat membangun Kota Tangerang.(CS)