Kota Tangerang, asaterkini.id – Beberapa hari terakhir ini, gas elpiji 3 Kilogram (gas melon) di Kota Tangerang mulai langka.
Kondisi tersebut dikeluhkan oleh warga, khususnya mereka yang berdagang makanan.
Seperti yang disampaikan oleh Heru, pedagang nasi uduk dan gorengan di depan Polsek Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
Baca juga: Jelang Lebaran 2025, PT Angkasa Pura Indonesia Turunkan Tarif Jasa Kebandarudaraan Hingga 50%
“Semenjak imlek, kami kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram,” kata Heru, Jumat (31/1/2025)
Akibatnya, Heru harus muter untuk mencari gas tersebut. “Saya sudah kemana-mana mencari gas itu hingga ke SPBU-nya. Tapi gas bener-bener kosong,” ujarnya
Senada pula dengan Mang Jaya pedagang Kopi di kawasan Babakan, Jalan Perintis Kemerdekaan I Kota Tangerang.
Baca juga: Walikota Tangerang Ajak UMKM Manfaatkan Program Pemberdayaan Dengan Gratis
Ia mengatakan kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji. kalaupun ada harganya pun juga melambung tinggi.
“Biasanya saya beli Rp 17.500 per tabung, sekarang naik menjadi Rp 23 ribu,’ paparnya.
Itupun sambung dia, didapat di ageng Babakan. Sedangkan di tingkat pengecer tidak ada.
Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Mengakibatkan Genangan dan Pohon Tumbang di Kota Tangerang
Di agen pun, kata dia, pembelian dibatasi hanya dua tabung. “Pembelian ini dibatasi, karena pengiriman dari Pertamina yang biasanya 300 tabung pertiga hari menjadi 150 tabung,’ kata Jaya mengutip pernyataan pemilik Agen. (CS)