Bandara Soekarno Hatta, asaterkini– PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan pelaksanaan hari pertama layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F pada Rabu (1/7/2026) berjalan aman, tertib dan lancar.
Penerapan layanan tersebut merupakan implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, seluruh proses operasional pada hari pertama berjalan sesuai rencana. Itu terjadi karena koordinasi yang baik antara regulator, maskapai, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta seluruh pemangku kepentingan di bandara.
Baca juga: Pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kota Tangerang Diusulkan 18 Oktober 2025 Nanti
“Hari pertama implementasi layanan terpusat di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan lancar. Seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan jemaah, proses check-in, pemeriksaan keamanan, hingga keberangkatan dapat berlangsung dengan baik,’ kata Heru Karyadi melalui keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Untuk itu, ia mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan transisi layanan ini berjalan optimal. Hari pertama pelaksanaan, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F melayani operasional Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV818 yang tiba pukul 16.00 WIB, SV819 yang berangkat pukul 17.30 WIB, serta SV826 yang tiba pukul 22.30 WIB
Kelancaran pelaksanaan pada hari pertama, tambah Heru, menjadi modal penting untuk melanjutkan implementasi layanan secara bertahap. Bersama regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh pemangku kepentingan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan, agar proses transisi pada tahapan berikutnya dapat berlangsung semakin optimal.
“Hari pertama ini menjadi evaluasi yang sangat baik bagi kami. Berbagai masukan dari regulator, maskapai, PPIU, dan seluruh stakeholder akan kami tindak lanjuti sebagai penyempurnaan layanan pada tahapan berikutnya,” ungkap Heru.
Pihaknya pun berKomitmen agar layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan semakin baik, sehingga setiap jemaah mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan sejak berada di bandara.(CS)
Baca juga: HUT ke 25, Pemprov Banten Lakukan Tes Urine kepada ASN di Lingkungannya