Tapanuli Tengah, asaterkini.id— Menjelang bulan suci RamadHan, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi pembersihan lingkungan di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Sumut menurunkan alat berat eskavator untuk mempercepat proses pembersihan sisa material lumpur, sampah, dan sedimentasi pasca banjir.
Pembersihan difokuskan pada saluran drainase, akses jalan desa, serta area pemukiman warga yang masih tertutup endapan material. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa.
Baca juga: DLH Kota Tangerang Bantu Warga Bersihkan Sampah Dari Dampak Banjir
Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Utara, Ade Yudiansyah menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung pemulihan lingkungan masyarakat pasca bencana, sekaligus upaya pencegahan risiko penyakit berbasis lingkungan.
“PMI hadir tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan. Menjelang Ramadhan, kami ingin memastikan lingkungan masyarakat bersih dan saluran air berfungsi dengan baik, agar warga dapat beribadah dengan tenang dan sehat,” ujar Ade, Kamis (29/1/2026).
Para relawan PMI, lanjutnya, sejak pagi hingga sore bekerja. Mereka secara bergantian mengawal operasional eskavator, sekaligus melakukan pembersihan manual di titik-titik yang tidak terjangkau alat berat.
Baca juga: Banjir di Kota Tangerang Mulai Surut, 500 Kisdam Dipasang Untuk Mengantisipasi Banjir Susulan
Proses ini, sambungnya, dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan standar kerja kemanusiaan. Sementara itu, salah satu relawan PMI Tapanuli Tengah, Raihan afandi Lubis menjelaskan, keterlibatan relawan dalam kegiatan tersebut, karena panggilan kemanusiaan untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman menjelang Ramadhan.
“Meski menggunakan alat berat, kehadiran relawan tetap penting untuk memastikan pembersihan berjalan aman dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan lingkungan warga benar-benar siap menyambut bulan puasa,” paparnya.
Raihan menegaskan, PMI Sumatera Utara akan terus mengerahkan relawan dan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung pemulihan lingkungan masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah, khususnya menjelang momentum penting keagamaan, seperti bulan suci Ramadhan.(Ade/CS).
Baca juga: Hujan Deras Mengakibatkan 12 Titik di Kota Tangerang Dilanda Banjir