Kabupaten Tangerang, asaterkini.id–Hingga memasuki Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten belum juga padam. Bahkan kebakaran tersebut terus meluas sampai hampir separuh (15 hektar) lahan TPA Jatiwaringin yang mencapai 33 hektar.
Namun begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya agar di wilayah tersebut tidak terjadi penumpukan sampah, baik di sekitar pemukiman warga maupun di jalan-jalan. Guna mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Tangerang memanfaatkan lahan kosong untuk menampung sampah di area TPA Jatiwaringin.
“Hingga pagi tadi, Jumat (3/7/2026) truk sampah terus antri. Kami berupaya menanganinya dengan menumpuk sampah baru melalui dump truk,” kata Bupati, Jumat (3/7/2026)
Baca juga: Antisipasi Oknum “Nakal”, Perumda TB Imbau Pelanggan Air Bersih Membayar Secara Mandiri
Langkah itu dilakukan, lanjutnya, supaya tidak terjadi penumpukan sampah di berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Mengingat TPA Jatiwaringin menangani sampah di 29 Kecamatan di daerah tersebut.
Bupati juga menambahkan, untuk volume sampah yang dikirim ke TPA Jatiwaringin masih dalam batas normal, yakni sekitar 1.200 ton per hari. “Sampah yang masuk ke TPA Jatiwaringin kurang lebih sekitar 1.200 ton per hari,” jelasnya.
Seperti diketahui, Kebakaran TPA Jatiwaringin yang terjadi mulai Selasa (30/6/2029) siang, hingga kini (Jumat, 3/7/2026) belum padam. Bahkan terus meluas hingga hampir separuh (15 hektar) dari total luas TPA Jatiwaringin yang mencapai sekitar 33 hektar itu. (CS)
Baca juga: Sachrudin Dipastikan Terpilih Kembali Menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tangerang