Sekelompok Preman Serang Pedagang Buah di Ciledug, 2 Diantaranya Diciduk Polisi

Preman serang pedagang buah Ciledug Ditangkap polisi
Polisi tangkap dua terduga pelaku penyerangan pedagang buah di Ciledug.(dok/ist)

Kota Tangerang, asaterkini.id– 2 dari 10 terduga pelaku penyerangan terhadap pedagang buah di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten diciduk jajaran Polres Metro Tangerang Kota tidak jauh dari lokasi. Keduanya berinisial MSS alias Bule (40) dan Panji alias Qbeng (38).

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Ajun Komisaris Besar Parikhesit, peristiwa itu berawal ketika para pelaku mendatangi lokasi untuk meminta sejumlah jatah atau uang kepada para pedagang. Namun permintaan tersebut ditolak hingga terjadilah adu fisik di antara mereka yang menyebabkan beberapa orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka yang cukup serius

“Ya, pada Rabu (1/7/2026) malam, datang seorang pelaku berinisial ZI alias Udin,43 ke lokasi untuk memintah jatah tiap hari Rp10 ribu kepada pedagang buah semangka. Namu selain permintaan itu ditolak, juga mendapat perlawanan dari para pedagang,” kata Kasat, Kamis (2/7/2026) malam.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Nuzulul Quran Pedoman Kehidupan

Saat itu juga, lanjutnya, pelaku pergi memanggil enam orang temannya sambil membawa senjata tajam, hingga terjadi bentrokan antara mereka. Saat itu juga pelaku kabur karena kalah jumlah dengan Pedagang. “Mereka sempat kabur, tapi kembali lagi bersama sekitar 10 temannya dengan membawa senjata tajam ,” ujar Kasat.

Akibatnya terjadilah bentrok di antara mereka hingga menyebabkan tiga pedagang buah dan dua kelompok pelaku mengalami luka bacok cukup serius di beberapa bagian tubuh dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Mendapat laporan tersebut, Kata Kasat, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Ciledug datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Setelah memeriksa beberapa saksi dan pengembangan di lapangan, petugas berhasil menciduk dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut, yaitu MSS alias Bule dan Panji alias Qbeng.

Baca juga: Ada Suara Ledakan di Kebakaran Pergudangan Dadap Kabupaten Tangerang

Keduanya, ditangkap di rumahnya di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. ‘Dari dalam rumah salah satu pelaku, kami menemukan barang bukti berupa sarung golok. Sementara di lokasi lain ditemukan sandal yang terdapat bercak darah,” paparnya.

Polisi Masih Buru Pelaku Lain

Sampai saat ini, sambung Kasat, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Hingga kini petugas masih memburu sejumlah terduga pelaku lain, di antaranya ZI alias Udin, Fajar, dan Angki,” ujar kasat sembari menambahkan, pemeriksaan terhadap korban maupun para pihak yang diamankan akan dilakukan setelah kondisi kesehatan mereka memungkinkan.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.

Baca juga: KIS Pertandingkan 16 Kategori Skateboard pada Fornas VIII NTB 2025

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila mengalami tindakan premanisme, pemerasan, atau tindak pidana lainnya, segera lapor kepada kepolisian melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat. Kami akan segera menindak tegas setiap bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(CS)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Here

Topik Terkait

Advertisement Here

Trending