Kota Tangerang, asaterkini.id – Di musim penghujan saat ini, masyarakat Kota Tangerang diminta untuk selalu waspada terhadap penyakit leptospirosis atau yang dikenal dengan infeksi air kencing tikus.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, Jumat (21/2/2025).
Menurutnya, pada musim penghujan resiko penyebaran leptospirosis biasanya meningkat tajam. Mengingat air kencing tikus mudah mengkontaminasi air banjir ke sejumlah media. Seperti tanah, makanan, maupun benda-benda lain di sekitar tempat tinggal.
Baca juga: 100 Hari Kerja: Pengamat Nilai Program Gampang Sembako Kota Tangerang Tepat Sasaran
“Penularan penyakit ini melalui kontak secara langsung atau tidak langsung dengan urine hewan yang terinfeksi,” ujarnya.
Karena itu ia berharap kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penyakit tersebut. Pasalnya, selama musim penghujan potensi penyakit itu semakin besar,.khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak banjir.
Dini juga menjelaskan, penularan penyakit leptospirosis rata-rata tujuh sampai sepuluh hari sebelum timbulnya gejala klinis. Seperti demam, nyeri kepala dan otot, batuk dengan atau tanpa darah hingga pendarahan.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pj Walikota Ajak Masyarakat Donor Darah di PMI Kota Tangerang
“Terdapat beberapa kelompok yang berisiko tertular leptospirosis, yaitu korban banjir, petani, peternak, pekerja rumah pemotongan hewan dan pembersih selokan,” paparnya.
Cara untuk mengatasinya, ungkap dia, pengendalian tikus dengan memperbaiki sanitasi dan penggunaan perangkap, vaksinasi pada hewan ternak, serta pemberian desinfeksi pada penampungan air.
“Pemakaian pakaian khusus seperti sepatu boot dan sarung tangan juga dapat menghindari kontak dari tanah yang terkontaminasi,” imbuhnya.
Baca juga: Tekan Jumlah Penduduk, DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Layanan KB Gratis
Sedangkan untuk pengobatannya, tambah Dini, memerlukan penanganan khusus dan akan sembuh sendiri dalam waktu tujuh hari.
Kalaupun kondisinya berat, sambungnya, lakukan pemeriksaan ke Puskesmas agar diberikan obat-obatan untuk meredakan gejala dan mengatasi infeksi bakteri. (CS)