Jakarta, asaterkini.id- Demo di Jakarta semakin memanas dan meluas hingga ke beberapa wilayah, seperti Polda Metro Jaya, Mako Brimob Kwitang dan depan Gedung DPR/MPR RI.
Massa aksi menuntut agar kasus meninggalnya pengemudi ojek online (Ojol) yang dilindas Barakuda petugas keamanan, Affan Kurniawan (21) diusut secara terbuka.
Seperti yang terjadi di Gedung DPR/MPR RI. Massa mulai menembus pertahanan barikade petugas keamanan hingga masuk ke komplek Parlemen pada, Jumat (29/8/2025) sore.
Baca juga: Gubernur Banten Andra Soni Dampingi Mendag Sambut Presiden Peru Dina Boluarte
Petugas keamanan dari kepolisian dan TNI yang berjaga-jaga di lokasi tidak melakukan tindakan apa-apa. Mereka hanya berusaha menenangkan massa aksi, sambil memasang tameng.
Mengingat dalam aksi tersebut, massa yang melengkapi diri dengan berbagai atribut, menembakkan petasan ke arah petugas.
Suasana tersebut juga terjadi di Markas Brimob Kwitang. Massa yang menuntut keadilan untuk Affan Kurniawan menyalakan petasan untuk dilemparkan ke arah petugas.
Baca juga: Ketua DPRD Berharap HUT ke 32 Jadi Momentum Bersama Atasi Persoalan di Kota Tangerang
Melihat kondisi seperti itu, petugas berusaha mendorong mundur massa menggunakan gas air mata. Akibatnya massa berhamburan ke arah Tugu Tani hingga Simpang Senen.
Sementara itu di depan Polda Metro Jaya, sekelompok massa aksi melakukan tabur bunga sebagai bentuk protes dan solidaritas atas meninggalkan Affan Kurniawan.
“kami minta kasus ini diusut secara terbuka,” papar salah seorang yang turut melakukan tabur bunga. (CS)
Baca juga: Hari Pertama kerja Pasca Idul Fitri 1446 H, Wakil Wali Kota Tangerang Cek Layanan Publik