Kota Tangerang, asaterkini id– Penggunaan alat kontrasepsi di Kota Tangerang terus meningkat. Hal itu terlihat dari penggunaan KB sepanjang tahun 2025 lalu yang mencapai 88,8 persen.
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian, berdasarkan data pemasangan atau pemberian pelayanan KB pasca bersalin pada tahun 2025 itu sudah melampaui target dengan persentase mencapai 119,8 persen.
“Kami melihat kampanye edukasi akan pentingnya penggunaan alat kontrasepsi dan program KB telah berjalan sesuai dengan target yang diinginkan. Tidak sekadar angka, data capaian yang ada ini menjadi bukti keberhasilan program-program pengendalian penduduk di Kota Tangerang telah berjalan efektif,” kata Tihar, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Tingkatkan Sportivitas Anak-Anak, Tangerang Fun Bike Prodigy Junior Gelar Latihan Push Bike Bersama
Pemkot Tangerang, lanjutnya, terus mendorong sosialisasi kesadaran penggunaan alat kontrasepsi agar semakin optimal. Salah satunya dengan menggelar pelayanan KB serentak. Seperti pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada Mei, Hari Keluarga Nasional pada Juni dan Hari Kontrasepsi Sedunia pada September mendatang.
”Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program-program yang sudah ada, termasuk pelayanan KB serentak yang diadakan setiap tahun,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap tren capaian program KB dapat terus meningkat, sehingga bisa berdampak besar dalam mewujudkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Tangerang. (CS)
Baca juga: Pelaksanaan Cisadane Digital Festival 2025 Berdampak Nyata Bagi Ekonomi UMKM