Kota Tangerang, asaterkini.id– Ribuan pengunjung memadati penutupan Festival Cisadane 2026 yang berlangsung di samping Jembatan Brendeng, Jalan Benteng Makasar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (26/7/2026) malam.
Penutupan tersebut dilakukan oleh Wakil Walikota Tangerang, Maryono Hasan. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Kementerian Pariwisata RI dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tangerang.
“Alhamdulillah selama pelaksanaan Festival Cisadane lima hari, dari tanggal 22 sampai 26 Juli 2026 berjalan aman dan lancar,” kata Maryono saat menutup pelaksanaan Festival Cisadane.
Baca juga: Wali Kota Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Nuzulul Quran Pedoman Kehidupan
Malam ini, lanjutnya, jumlah penonton semakin membludak, sehingga membuktikan bahwa dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan pentas seni budaya terbesar di kota Tangerang ini sangat besar.
“Saya lihat dari ujung ke ujung, jumlah pengunjungnya semakin banyak, dan saya prediksi jumlah mereka yang datang pada penutupan malam ini mencapai sekitar 20 ribuan orang,” ujarnya.
Lebih jauh Maryono menjelaskan Festival Cisadane kali ini mendapat penghargaan dari kementerian Pariwisata RI sebagai salah satu dari 125 event terbaik Karisma Event Nusantara (KEN). “Ya, kalau tahun ini Festival Cisadane masuk kategori 124 event terbaik Karisma Event Nusantara, mudah-mudahan tahun depan bisa meningkat atau masuk 10 besar,” paparnya.
Baca juga: Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 80 Satpol PP Gencarkan Operasi Miras di Kota Tangerang
Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara Festival Cisadane dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, juga membagi-bagikan hadiah kepada juara lomba, seperti lomba Dayung, band dan lainnya.
Wartawan Kecewa
Berdasarkan pantauan di lokasi, pada penutupan Festival Cisadane, pihak panitia tidak menyediakan tempat untuk wartawan melakukan liputan, sehingga mereka tidak bisa fokus karena harus berdesakan dengan pengunjung,
“Gimana ini panitia, jangankan menyediakan area Khusus liputan, kartu tanda pengenal liputan pun (id card) tidak ada,” kata Imam, salah satu wartawan yang biasa meliput di wilayah Tangerang Raya dengan nada kecewa.
Baca juga: Lindungi Konsumen Dari Zat Berbahaya, Dinkes Kota Tangerang Sidak Pedagang Takjil
Bahkan tidak sedikit diantara pengunjung yang bersitegang antara satu sama lain, karena pihak panitia tidak menyiapkan jalur keluar atau masuk, khususnya di sekitar pentas utama Festival Cisadane. (CS)
