Kota Tangerang, asaterkini.id– Proses perbaikan kebocoran pipa jaringan distribusi utama (JDU) yang sempat menghambat distribusi air bersih bagi pelanggan sudah mencapai 100 persen.
Sehingga distribusi air bersih akan berangsur normal. Demikian kata Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendy, Senin (15/9/2025).
Sebelumnya, sambung Doddy, memang terjadi kerusakan pada pipa JDU. Dampak dari kerusakan itu mengakibatkan kurangnya distribusi air bersih pada sejumlah pelanggan di zona dua. Seperti di Kecamatan Periuk, Kecamatan Karawaci dan sebagian Kecamatan Jatiuwung.
Baca juga: Komisi IV Dorong Pemkot Untuk Membangun Gedung Baru DPRD Kota Tangerang
“Beberapa hari terakhir ini, ada kendala teknis berupa kebocoran pipa jaringan utama. Sehingga menghambat pelayanan pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah,” ujarnya.
Kerusakan tersebut, selanjutnya, sudah di perbaiki, dan tinggal sebagian kecil di wilayah kampung Doyong, Keroncong dan Gembor.
Perumda Tirta Benteng, tambah Doddy, saat ini sedang fokus melakukan analisa evaluasi internal. Tujuannya untuk mengantisipasi kebocoran pipa agar tidak terulang.
Baca juga: 76.648 Siswa Tidak Lulus di SMA/SMK/SKh Negeri Banten Diterima di Sekolah Swasta Gratis
Bahkan, imbuhnya, Perumda Tirta Benteng juga memastikan proses perbaikan sudah selesai, dan memasuki tahapan pembuangan air kotor, sekaligus berlanjut pada pendistribusian air bersih secara bertahap.
Di sisi lain, tuturnya, Perumda Tirta Benteng juga terus mengirimkan bantuan air bersih, dengan mengerahkan puluhan armada mobil tangki berkapasitas total 300 rit air bersih.
“Kami terus mendistribusikan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan persoalan distribusi air bersih ini akan segera tuntas beberapa hari kedepan,” paparnya (CS)
Baca juga: Walikota Tangerang Ajak UMKM Manfaatkan Program Pemberdayaan Dengan Gratis