Kota Tangerang, asaterkini id– Dalam rangka menghadapi cuaca ekstrim dan rawan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan pelatihan kepada para calon Korp Sukarelawan (KSR) melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat) kegawatdaruratan.
Diklat itu diberikan kepada calon KSR angkatan ke-13, di Markas PMI Kota Tangerang, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Kamis (15/1/2026).
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak delapan orang. Mereka merupakan calon KSR yang sudah lolos seleksi dari 80 pendaftar. Sebelumnya, para peserta bersama 30 orang lainnya, juga mengikuti kegiatan Orientasi Kepalangmerahan di Gedung Cisadane pada November 2025 lalu.
Baca juga: Komunitas Motor Mio Gelar World Day di Pusdik Lantas Polri Tangsel Dengan Meriah
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah menyampaikan soal pentingnya peningkatan kapasitas profesional relawan. “Saya ingin calon relawan KSR yang bertahan hingga hari ini, bisa menjadi pelopor bagi teman-teman KSR yang lain. Karena selain memiliki skill yang cukup, juga sudah bersertifikasi,” kata Oman saat membuka kegiatan Diklat.
Oman juga menegaskan, pelaksanaan Diklat KSR PMI Kota Tangerang angkatan 13 ini, diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang unggul, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kegawatdaruratan, khususnya pertolongan pertama.
“Misalkan ada kejadian seperti Laka (kecelakaan lalu lintas), kebencanaan, penyakit, dan sebagainya. Kita bisa menangani dengan pengetahuan yang sudah diperoleh pada Diklat ini,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Tangerang Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Hingga 11 Maret 2025 Nanti
Selain itu, lanjut Oman, juga harus bersikap sigap dan responsif dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan di wilayahnya.“Untuk teman-teman yang hari ini datang, semoga bisa menjadi pelopor di pelatihan berikutnya. Karena PMI juga membutuhkan tenaga-tenaga relawan KSR, TSR, dan PMR untuk bisa terjun ketika terjadi kebencanaan, seperti, banjir kebakaran, dan sebagainya,” Ungkap Oman yang juga mantan Anggota DPRD Kota Tangerang.
Sementara itu, salah satu calon relawan KSR angkatan 13, Intan Auri menyatakan, keterlibatannya dalam KSR sejalan dengan latar belakang pendidikannya sebagai mahasiswi keperawatan.
“Saya mengikuti KSR karena ingin bermanfaat bagi orang banyak. Apalagi latar belakang pendidikan saya di bidang kesehatan,’ tuturnya (*/CS)
Baca juga: Tahun 2025 Pemkot Tangerang Rehab 1000 Rumah Tidak Layak Huni