Kota Tangerang, asaterkini.id– Selepas dilantik menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Tangerang periode 2025-2030, Dedi Ochen kunjungi Pasar Anyar Kota Tangerang, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Tangerang, Banten, Jumat (31/10/2025) malam.
Kehadirannya ke Pasar Anyar yang baru direvitalisasi dengan anggaran sebesar Rp123 miliar tersebut, untuk mengetahui secara langsung kondisi pasar yang selama ini dikabarkan masih bocor.
“Mumpung hujan deras, saya turun langsung ke sini (Pasar Anyar) untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya,” kata Ochen saat berkunjung ke pasar tertua di Kota Tangerang tersebut bersama beberapa karyawan Perumda Pasar Kota Tangerang.
Baca juga: Nataru 2025/2026 Bandara Soetta Layani 1,18 Juta Lebih Penumpang
Ternyata, lanjutnya, informasi itu benar, di sejumlah titik, khususnya lantai 2 dan 3 Pasar Anyar masih rembes atau bocor. Bahkan di bagian samping atau bagian luar pasar tampias, lantaran bagian atapnya terlalu pendek dan kurang menjulur ke luar.
Akibatnya, bila hujan turun, air masuk ke bagian dalam pasar. Drainasenya pun yang ada di bagian luar bangunan pasar, tidak berfungsi maksimal. Selain dangkal airnya juga tidak mengalir. Sehingga meluap dan tumpah ke dalam pasar.
“Hujan sesaat saja sudah meluap, bagaimana bila hujannya lebih satu jam,” tandasnya.
Baca juga: Tim PWI Tinjau Lokasi Rumah Subsidi Untuk Wartawan, Ketua Umum Apresiasi Komitmen Pemerintah
Namun begitu, sambung Ochen, perbaikan pasar tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak pengembang (PT PP Urban). “Saya dengar ini masih tanggung jawab pengembang hingga batas waktunya enam bulan ke depan,” paparnya.
Karena itu, ia akan meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang untuk mengkoordinasikan perbaikan Pasar tersebut kepada pihak pengembang agar segera diperbaiki.
“Kami harap sebelum bulan puasa (Ramadhan) tahun 2026 nanti, perbaikan bangunan ini sudah selesai. Agar para pedagang bisa menjalankan usahanya dengan aman dan nyaman,” tandasnya. (CS)
Baca juga: Pemkot Tangerang Tekankan Seluruh Perusahaan Patuhi Kenaikan UMK 2026 Sebesar Rp5.399.045