Kota Tangerang, asaterkini.id– Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 ini, Walikota Tangerang Sachrudin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum untuk memajukan dunia pendidikan.
Ajakan itu disampaikan Walikota saat memberi sambutan pada peringatan Hardiknas di SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Banten, Sabtu (2/5/2026). “Pendidikan merupakan usaha bersama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh, guna mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat,” ujarnya.
Untuk itu, ia menekankan, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. “Upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi semua pihak. Mari kita jaga semangat gotong royong untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas, sehingga setiap anak di Kota Tangerang dapat memperoleh haknya untuk belajar dan meraih cita-citanya,” ungkapnya.
Baca juga: Jamaah Haji Kota Tangerang Dijadwalkan Berangkat 22 April-19 Mei 2026
Lebih jauh Walikota menjelaskan, sebagai upaya konkret dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, Pemerintah Kota Tangerang telah memprogramkan unggulan Gampang Sekolah.
Program ini, tambahnya, menjadi komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada anak yang terhambat mengenyam pendidikan, baik karena keterbatasan biaya maupun akses.
“Melalui Gampang Sekolah, kami memastikan pendidikan dapat diakses tanpa kendala finansial maupun akses. SD dan SMP sudah gratis, bahkan hingga SMA melalui kebijakan pemerintah provinsi. Selain itu, kami juga memberikan bantuan bagi mahasiswa kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Dengan cara bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang kuat melalui kolaborasi yang erat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.
“Sekolah di Kota Tangerang pada dasarnya memiliki kualitas yang baik. Namun, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, melainkan juga oleh kepedulian kita bersama—orang tua, guru, dan masyarakat. Mari kita bangun kolaborasi untuk mendampingi anak-anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal,” paparnya. (CS)
Baca juga: Pokja WHTR Gelar HUT ke 25 Dengan Berbagai Kebahagiaan Pada Anak Yatim Piatu