Kota Tangerang, asaterkini.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendukung penuh anjuran pemerintah pusat soal penerapan Work From Home (WFH) sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran dan energi, tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan publik.
Walikota Tangerang, Sachrudin, mengatakan, kebijakan WFH justru menjadi momentum untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi.
“Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh anjuran penerapan WFH sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran dan energi. Namun demikian, kami pastikan kebijakan ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik,” katab Sachrudin, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: PMI Kota Tangerang Jadi Tuan Rumah Workshop Nasional Penyiapan Plasma untuk Fraksionasi
Pernyataan tersebut disampaikan Sachrudin seusai menghadiri Rapat Koordinasi Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Sachrudin juga menjelaskan, saat ini Pemkot Tangerang memiliki ratusan aplikasi pendukung yang memungkinkan sistem kerja tetap berjalan optimal meski dilakukan secara jarak jauh.
“WFH justru menjadi momentum untuk memperkuat pola kerja yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis teknologi, tanpa mengurangi profesionalitas dan produktivitas aparatur. Sehingga dapat menunjang kebijakan WFH,” ujarnya.
Baca juga: Tahun 2025, Dinas Perkimtan Kota Tangerang Klaim Rehabilitasi 1000 RTLH
Untuk memastikan pelayanan tetap prima, lanjut Sachrudin, Pemkot Tangerang terus mengoptimalkan penerapan sistem kerja hybrid serta memperkuat layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan layanan publik.
“Untuk itu, kami juga terus mengoptimalkan sistem kerja hybrid serta layanan digital agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan cepat, mudah, dan transparan,” jelasnya.
Sachrudin menambahkan, kebijakan WFH akan diterapkan secara terukur dan dievaluasi secara berkala guna memastikan efektivitasnya. “Kebijakan ini akan kami laksanakan secara terukur dan dievaluasi secara berkala, sehingga manfaat efisiensi dapat dirasakan tanpa mengganggu kinerja pemerintahan maupun pelayanan publik,” paparnya. (CS)
Baca juga: Jajaran Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran Sabu di Benda