Kota Tangerang, asaterkini.id- Sambut Ramadhan 1447 H/2026, warga kampung Babakan atau Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Kota Tangerang, Banten, menggelar tradisi keramas Bareng di bantaran Sungai Cisadane.
Ribuan warga di Kampung tersebut berbondong-bondong dan memadati bantaran sungai untuk mandi atau keramas bareng. Mayoritas diantara mereka membawa peralatan mandi seperti gayung, sampo, sabun dan lainnya.
“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi turun menurun bagi warga kota Tangerang, khususnya warga Babakan,” kata ustad Ahmad Alfariki, yang tinggal di Kampung Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (17/2/2026) sore.
Baca juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Lantik 3.419 PPPK
Lebih jauh Ustad Eki mengatakan, para orang tua dulu saat melakukan keramas bareng menjelang Ramadhan menggunakan merang atau gabah yang dibakar. Karena gabah yang dibakar diyakini dapat menyuburkan dan menghitamkan rambut.
Karena saat ini untuk mendapatkan barang tersebut sulit, warga menggunakan sampo dan sabun. Adapun kepercayaan keramas bareng yaitu, untuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. “Mandi bareng in bertujuan untuk mensucikan atau membersihkan diri sebelum menjalankan puasa,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Supendi menjelaskan, tradisi keramas bareng merupakan budaya tak benda yang dilakukan turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu oleh masyarakat Kota Tangerang, khususnya kampung Babakan.
Karena itu, imbuhnya, tradisi tersebut harus tetap dijaga.
“Ini warisan dari leluhur kita yang patut dipertahankan,” kata Supendi sembari menambahkan keramas bareng menjelang Ramadhan dipercaya untuk mensucikan diri sebelum menjalankan puasa.
Ditanya soal air Cisadane yang tercemar akibat kebakaran gudang Pestisida di kawasan Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Supendi menyatakan tidak masalah. Mengingat hasil penelitian dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perumda Tirta Benteng, air baku di Sungai Cisadane sudah aman untuk mandi.(CS)