Kota Tangerang, asaterkini.id– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang belakangan ini gencar melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL). Terakhir penertiban itu berlangsung di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Raden Fatah (Pasar Lembang), Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten pada Kamis (23/4/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Satpol PP Kota Tangerang Mulyani mengatakan, penertiban dilakukan terhadap para PKL yang menyalahgunakan fasilitas umum, seperti trotoar, bahu jalan, hingga saluran air di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Raden Fatah dan Pasar Lembang Ciledug.
”Kami kembali melakukan aksi penertiban dengan menyasar para PKL yang ada di wilayah Ciledug dan sekitarnya. Tidak hanya sebagai penegakan Perda, aksi penertiban ini bermanfaat untuk menjaga fungsi fasilitas umum agar tetap dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya,” kata Mulyani.
Baca juga: Dua Tokoh Politik Nasional, Bambang Soesatyo dan Bambang Pacul Main Film Bareng “Bambang Sedunia”
Penertiban dilakukan, lanjutnya, untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. “Kami telah menindak tegas menggunakan pendekatan yang humanis dan persuasif, setelah ditertibkan, kami memberikan arahan untuk para PKL agar tidak mengulangi kesalahan,” ujar Mulyani.
Pemkot Tangerang, imbuhnya, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif bertanggung jawab mengikuti peraturan yang berlaku dengan menjaga fasilitas umum di lingkungan masing-masing. ”Ketertiban umum ini menjadi tanggung jawab bersama, oleh karenanya, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum yang ada di Kota Tangerang,” paparnya.
Seperti diketahui, belakangan ini Satpol PP dan petugas trantib di Kota Tangerang kerap melakukan penertiban di sejumlah wilayah, seperti kawasan Pasar Anyar, Benteng Jaya dan lainnya. Namun di sejumlah titik, seperti di sepanjang Jalan Kali Pasir Indah tepatnya kampung warna warni, dan Jalan Maulana Yusuf atau sekitar Kampus Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) PKL masih banyak ditemui.
Baca juga: Ada Suara Ledakan di Kebakaran Pergudangan Dadap Kabupaten Tangerang
Bahkan, dalam menggelar dagangannya, selain di trotoar juga menjulur hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.(CS)
Baca juga: Walikota Tangerang Lantik 61 Pejabat di Lingkungan Kerjanya