Kota Tangerang, asaterkini.id-– Pasca Banjir rentan dengan berbagai penyakit, seperti diare, demam berdarah, penyakit kulit, gatal-gatal, dan leptospirosis.
Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada.
“Pasca banjir biasanya meninggalkan genangan air dan lingkungan lembab, sehingga akan menjadi sarang kuman dan nyamuk,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni, Selasa (27/1/2026).
Untuk itu, lanjutnya, masyarakat harus tetap waspada, terutama anak-anak dan lansia. Jaga kebersihan diri dan periksa ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala penyakit pasca banjir.
Baca juga: Selepas Dilantik Dirut Perumda Pasar Kota Tangerang Kunjungi Pasar Anyar Yang Masih Bocor
Berikut gejala dan pencegahan beberapa penyakit pasca banjir:
Diare: Gejala berupa perut mulas, sering buang air besar encer, dan dehidrasi. Pencegahan dengan menjaga kebersihan makanan dan minum air yang telah dimasak.
Demam Berdarah: Ditandai demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta bintik merah di kulit. Pencegahan dengan membersihkan tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.
Baca juga: PMI Sumut Gelar Layanan Kemanusiaan Pada Masyarakat Terdampak Banjir
Penyakit kulit dan gatal-gatal: Biasanya akibat kontak langsung dengan air kotor atau lumpur. Pencegahan dengan mandi dan membersihkan tubuh segera setelah kontak dengan air banjir.
Leptospirosis: Gejala awal mirip flu, demam, nyeri otot, hingga muntah. Penyakit ini disebabkan bakteri yang terdapat pada air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan. Pencegahan dengan menghindari kontak langsung dengan air banjir dan menggunakan alas kaki.(CS)
Baca juga: Anak-anak Terdampak Banjir di Kota Tangerang Diberikan Trauma Healing