Kabupaten Tangerang, asaterkini.id– Tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten Kembali mengalami kebakaran hebat pada Selasa (30/6)2026).
Sampah di atas Lahan seluas dua hektar tersebut terus memerah karena hembusan angin cukup kencang, sehingga petugas BPBD Kabupaten Tangerang kesulitan untuk mengendalikan kebakaran tersebut.
“Ya, selain medan untuk menyentuh titik api sulit dijangkau, tiupan angin juga cukup kencang,’ kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Agus Taufik kepada wartawan.
Baca juga: Kedapatan Menyimpan Sabu Dua Pelaku Ditangkap Polsek Jatiuwung di Kabupaten Tangerang
Namun begitu, lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendatangkan helikopter, agar bisa melakukan penyemprotan dari udara.
Selain itu, pihaknya juga sudah mengimbau kepada warga sekitar lokasi untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Beberapa warga di sekitar lokasi sudah kami minta untuk mengungsi. Namun beberapa diantaranya sudah ada yang kembali ke rumah,” paparnya.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, imbuhnya, Pemkab Tangerang juga telah menerjunkan tim medis dari Puskesmas Rajeg dan Mauk. Sedangkan armada pemadam kebakaran yang diterjunkan sebanyak 10 unit dengan jumlah personil 45 orang.
Baca juga: Pemkot Tangerang Meraih Penghargaan Pencegahan Korupsi Dari KPK
Hingga berita diturunkan, Selasa (30/6/2026) petang, api belum bisa dipadamkan dan petugas BPBD Kabupaten Tangerang masih berjibaku untuk mengatasinya.
Seperti diketahui, TPA Jatiwaringin kerap kebakaran karena masih menggunakan sistem open dampingi.. Terakhir kebakaran itu terjadi sekitar bulan Mei 2025. (CS)
Baca juga: Tahun Ajaran Baru 2025, Pemprov Banten Berlakukan Program Sekolah Gratis
